Header Waifu
← Kembali ke Blog

Home Server dari STB Bekas

Tutorial lengkap instalasi Armbian + Hermes di Set-Top Box — murah, ringan, jalan.

Armbian Linux STB Hermes Home Server

Mau punya home server sendiri?

Yup, bisa. Tapi terbatas biaya? Ok, bisa juga. Tutorial ini nunjukin gimana caranya bikin home server dari STB bekas yang di-root, jalanin Armbian (Linux buat chip ARM), terus install Hermes AI agent di atasnya. Total biaya? Jauh lebih murah dari VPS bulanan.

💰 Rincian Biaya

Budget planning gambar orang ngitung uang
STB Set (sudah di-root) ~Rp 200.000
Spek: 2GB RAM, CPU ARM. Detail chip per model ada di bawah.
SD Card (16-32 GB) ~Rp 200.000-an
Minimal 16GB, saran 32GB. Flashdisk belum tested — SD card lebih stabil.
Keyboard + Mouse ~Rp 100.000
Buat navigasi di STB. USB wireless combo lebih praktis.
Layar (TV/Monitor/Proyektor) ??? (punya sendiri)
Yang support HDMI. Bisa pakai TV yang udah ada.
TOTAL ESTIMASI ~Rp 600.000+

Well, that's a lot — tapi ya memang segitu biayanya untuk spek 2GB RAM dan CPU ARM. Mau worth atau tidak, tergantung kebutuhan Anda. Yang jelas, ini jauh lebih murah dari sewa VPS bulanan kalau dihitung jangka panjang.

⚠️

Disclaimer

Tutorial ini berdasarkan eksperimen pribadi. Segala risiko kesalahan, brick, kerugian, atau kerusakan yang terjadi saat mengikuti tutorial ini adalah tanggung jawab Anda sendiri. Penulis tidak bertanggung jawab atas apapun yang terjadi pada perangkat Anda.

Do it at your own risk.

0 Armbian — Apa Itu?

Armbian Community GitHub screenshot GitHub page Armbian community

Short story: Armbian itu Linux yang bisa jalan di chip ARM yang dipakai di STB. Namun... tidak semua STB bisa. Community support ada di GitHub page mereka yang melist device apa saja yang compatible.

→ Cek daftar STB support di GitHub Armbian

1 STB yang Support

Saya tidak tau segmen pasar dan stok STB apa yang mayoritas tersedia di Indonesia, namun berdasarkan cek di Shopee dan master root STB lokal setempat yang support dual boot (ingat, ini dual boot):

Screenshot Shopee STB screenshot Shopee — STB yang dijual
✓ TESTED

HG680-P

Yang saya gunakan dan test berhasil. Chip: Amlogic S905X.

INFO

B860H

Menurut tukang root setempat, support dual boot.

INFO

HG680V (V1, V2, V5)

OS Android 9 menurut tukang root setempat.

Foto belakang STB foto belakang STB (info chip/serial)
💡 Tips: Foto bagian belakang STB Anda, tunjukkan ke Claude (ya, Claude — yang lain payah baca seri/chip-nya), lalu cek apakah chip ARM-nya ada di list GitHub Armbian.
⚠️ Penting: STB harus sudah di-root. Setidaknya karena punya saya sudah di-root, jadi saya kurang tau dan tidak berani jamin akan sukses kalau belum.

2 Download Image & Flash ke SD Card

Ok, STB sudah aman (kasus saya: HG680-P pakai chip S905X). Next, soal ISO/image untuk flash-nya — jujur saya pakai Claude untuk bantu carikan room/image dan hasilnya payah... Saya harus cari dan sesuaikan sendiri.

Dalam kasus saya (HG680-P / S905X), saya pakai Bookworm latest release:

Armbian_26.11.0_amlogic_s905x-b860h_bookworm_6.12.107_server_2026.09.01.img
Armbian Release List screenshot list release Armbian

Jadi kembali lagi — manual job mencocokkan model STB dengan image-nya. Jangan asal pilih, pastikan chip-nya match.

Flash pakai Rufus ke SD Card

1

Download image Armbian yang sesuai chip STB Anda.

2

Download & buka Rufus di PC/laptop.

3

Masukkan SD Card ke card reader USB, colok ke PC.

4

Di Rufus, pilih SD Card sebagai target, pilih file image Armbian.

5

Klik Start, tunggu sampai selesai.

6

JANGAN dulu pasang SD Card ke slot STB. Nanti setelah step terminal.

💡 Storage: SD card lebih stabil daripada flashdisk. Saran: 32GB, minimal 16GB.

3 Boot ke Armbian

Persiapan di STB

Cari aplikasi terminal di STB Anda. Kalau tidak ada, coba Termux (cari cara install-nya kalau tidak ada — biasanya harusnya ada).

Di terminal, ketik:

su

Grant super user ke terminal — izinkan, ya,bolehkan bila pop-up muncul.

Lalu ketik (tapi jangan enter dulu):

reboot update
⚠️ Urutan penting: Masukkan SD Card ke slot STB dulu, baru tekan Enter di terminal. STB akan restart dan boot dari SD Card.
Boot loading screen gambar loading booting berjalan

STB akan restart. Jika berhasil, akan masuk ke boot screen seperti di gambar atas. 🎉

First-Time Setup

1

Buat password root — catat! Pilih yang mudah diketik tapi kuat dan aman.

2

Buat nama user — bisa apa saja. Saya pakai root.

3

Masukkan password user — dua kali konfirmasi.

4

Nama device — beri nama STB Anda. Saya kasih root.

5

Locale/bahasa — pilih sesuai angka di list. Untuk default English, pilih Skip generating locale (set ke English). Double-check ya, kurang lebih angka 330 atau skip.

Armbian sukses install gambar Armbian sukses terinstall

Sudah muncul terminal prompt seperti di atas? Berarti sukses! Tinggal config WiFi/SSH dan install Hermes.

4 Koneksi Internet & SSH

Internet

💡 Saran: Pakai LAN cable — plug and play, nggak perlu ribet setting WiFi manual.

Install & Koneksi SSH

Kalau mau enak kerjanya, install SSH dulu. Dengan SSH, Anda bisa kontrol STB dari PC/laptop/HP tanpa perlu colok keyboard-mouse ke STB terus.

Koneksi SSH dari device lain:

🪟 Windows

ssh user@ip-stb
Via PowerShell atau Terminal

🐧 Linux

ssh user@ip-stb
Via Terminal

📱 Android

ssh user@ip-stb
Via Termux
💡 Tips buat HP: Kalau Anda konek SSH dari HP Android, install Codeboard — keyboard khusus coding yang punya arrow keys, Tab, Ctrl, dan tombol navigasi terminal. Jauh lebih enak daripada keyboard bawaan yang nggak support arrow up/down buat navigasi cmd.

5 Install Hermes

Ok, sisanya — install Hermes sebagaimana biasanya, normalnya:

Hermes Chat Interface screenshot Hermes chat yang sudah jalan di STB

Selamat! Jika Anda berhasil sampai di akhir tutorial ini dan STB Anda tidak brick :-) Semoga bermanfaat!

Support saya jika tutorial ini bermanfaat — biar ada research fund untuk membeli alat dan resource untuk penelitian.

☕ Trakter di Trakteer.id